2 Maret 2013

ASAM, BASA DAN GARAM (IPA Kelas VII)



1.      (FISIKA)
Asam
Asam adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidrogen (H+)
NO
Nama Asam
Terdapat dalam
1.
Asam asetat
Larutan cukan
2.
Asam askorbat
Jeruk,tomat,sayuran
3.
Asam sitrat
Jeruk
4
Asam borat
Larutan pencuci mata
5
Asam karbonat
Minuman berkarbonasi
6
Asam klorida
Asam lambung,obat tetes mata
7
Asam nitrat
Pupuk,peledak(TNT)
8
Asam fosfat
Deterjen, pupuk
9
Asam sulfat
Baterai mobil, pupuk
10
Asam tatrat
Anggur
11
Asam malat
Apel
12
Asam formiat
Sengatan lebah
13
Asam laktat
Keju
14
Asam benzoat
Bahan pengawet makanan
2.      Basa
Basa adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidroksida (OH-)
No
Nama basa
Terdapat dalam
1
Aluminium hidroksida
Deodoran,antasid
2
Kalsium hidroksida
Mortar dan plester
3
Magnesium hidroksida
Obat urus-urus,antasid
4
Natrium hidroksida
Bahan sabun
Perbedaan antara asam dan basa
No
Asam
Basa
1
Senyawa asam bersifat korosif
Senyawa basa bersifat merusak kulit(kaustik)
2
Sebagian besar reaksi dengan logam menghasilkan H2
Terasa licin di tangan, seperti sabun
3
Senyawa asam memiliki rasa asam
Senyawa basa terasa pahit
4
Dapat mengubah warna zat yang dimiliki oleh zat lain(dapat dijadikan indikator asam atau basa)
Dapat mengubah warna zat lain(warna yang dihasilkan berbeda dengan asam)
5
Menghasilkan ion H+ dalam air
Menghasilkan ion OH-  dalam air
3.      Garam
Garam adalah senyawa yang terbentuk dari reaksi asam dan basa. Reaksi antara asam dan basa dinamakan reaksi netralisasi.
Reaksi kimia yang dapat menghasilkan garam, antara lain:
ü  Asam +basa menghasilkan garam + air
ü  Basa + oksida asam menghasilkan garam + air
ü  Asam + oksida basa menghasilkan garam + air
ü  Logam + asam menghasilkan garam +H2
ü  Oksida asam +oksida basa menghasilkan garam
Beberapa garam yang dikenal:
No
Nama garam
Rumus
Nama dagang
Manfaat
1
Natrium klorida
NaCI
Garam dapur
Penambah rasa makan
2
Natrium bikarbonat
NaHCO3
Baking soda
Pengembang kue
3
Kalsium karbonat
CaCO3
Kalsit
Cat tembok dan bahan karet
4
Kalsium nitrat
KNO3
Saltpeter
Pupuk, bahan peledak
5
Kalium karbonat
K2CO3
Potash
Sabun dan kaca
6
Natrium fosfat
Na3PO4
TSP
Deterjen
7
Amonium klorida
NH4CI
Salmiak
Beterai kering
Warna lakmus dalam larutan yang bersifat asam,basa,netral
No
Indikator
Larutan asam
Larutan basa
Larutan netral
1
Lakmus Merah (LM)
Merah
Biru
Merah
2
Lakmus Biru(LB)
Merah
Biru
Biru
3
Metil Meram (MM)
Merah
Kuning
Kuning
4
Metil Jingga (MO)
Merah
Kuning
Kuning
5
Fenolftalin (PP)
Tidak berwarna
Merah
Tidak berwarna
Lakmus digunakan sebagai indikator asam-basa, sebab lakmus memiliki beberapa keuntungan yaitu:
1.                  Lakmus dapat berubah warna dengan cepat saat bereaksi dengan asam ataupun basa
2.                  Lakmus sukar bereaksi dengan oksigen dalam udara sehingga dapat tahan lama
3.                  Lakmus mudah diserap oleh kertas, sehingga digunakan dalam bentuk lakmus kertas, lakmus adalah sejenis zat yang diperoleh dari jenis lumut kerak.
Indikator alami, seperti :bunga sepatu, kunyit,kulit manggis, kubis ungu atau jenis bunga-bungaan yang berwarna. Warna ekstrak kubis ungu dalam larutan asam,basa, dan netral
No
Sifat larutan
Warna indikator
1
Asam kuat
Merah tua
2
Asam menengah
Merah
3
Asam lemah
Merah keunguan
4
Netral
Ungu
5
Basa lemah
Bitu kehijauan
6
Basa menengah
Hijau
7
Basa kuat
kuning
Sifat asam ditunjukkan oleh perubahan warna indikator buatan dan indikator alami menjadi warna kemerahan, sedangkan sifat basa ditunjukan oleh perubahan warna indikator buatan dan indikator alami menjadi warna kebiruan atau kehijauan. Indikator universal merupakan campuran dari bermacam-macam indikator asam dan basa yang dapat berubah warna setiap msatuan pH.
Perubahan warna indikator universal larutan
pH
Warna indikator universal
≤3
Merah
4
Merah jingga
5
Jingga
6
Kuning
7
Hijau kekuningan
8
Biru kehijauan
9
Biru
≥10
Ungu
  Larutan bersifat netral jika pH =7, larutan bersifat asam jika pH < 7, dan larutan bersifat basa jika pH  > 7.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.